News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Mantan Pj Kades Maziaya Terus Desak Inspektorat Ungkap Temuan Pada BUMDes Ya'ehowu

Mantan Pj Kades Maziaya Terus Desak Inspektorat Ungkap Temuan Pada BUMDes Ya'ehowu

Foto Kantor Inspektorat Kabupaten Nias Utara 
TURIANISURA.COM, Nias Utara - Gonjang-ganjing persoalan BUMDes Ya'ehowu Desa Maziaya Kecamatan Lotu hingga kini belum ada titik terang dan kepastian hukum yang tegas dan terukur, sementara mantan Pj Kades Maziaya Efori Zega mengatakan bahwa selama menjadi Penjabat Kades Maziaya sudah empat kali menyurati Inspektorat untuk permohonan pemeriksaan aset dan Audit BUMDes Ya'ehowu, yakni pertama tanggal 22 Maret 2024, kedua tanggal 5 Juni 2024, ketiga tanggal 14 Oktober 2024, dan terakhir tanggal 11 Agustus 2025, namun hingga mengakhiri masa Pj Kades Maziaya; belum ada tindakan dari Inspektorat ataupun balasan surat. 

Menanggapi hal tersebut, Ferrizatulo Gea Inspektur Kabupaten Nias Utara, yang baru dilantik akhir-akhir ini; didampingi Irbansus Ponti Zalukhu, saat ditemui awak media diruang kerjanya pada Jumat (6/2/2026), ia mengatakan bahwa terkait BUMDes Ya'ehowu di Desa Maziaya sudah ditangani dan sedang menunggu rekomendasi dari Bupati Nias Utara. 

" Untuk BUMDes Ya'ehowu di Desa Maziaya, sudah di proses dan akan kita posting setelah turunnya rekomendasi dari Bupati Nias Utara, sementara harap di maklum karena saya masih baru disini (Inspektorat _red) sehingga laporan-laporan selama ini, tentunya masih saya pelajari ", ujar Inspektur Ferri Gea.

Sementara itu, menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, A'aro'ö Zalukhu " terkait masalah BUMDes Ya'ehowu di Desa Maziaya sebenarnya sudah lama, dimana pengurus BUMDes lama sudah berganti dan dibentuk pengurus BUMDes baru, namun belum ada serah-terima aset-aset BUMDes nya, karena sudah dilaporkan ke APIP dalam hal ini Inspektorat Kabupaten Nias Utara. Sehingga pengurus BUMDes yang baru, mereka tidak mau serah-terima sebelum turunnya hasil Audit Inspektorat ", ujar A'aro'ö Zalukhu saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (6/2/2026).

Ditambahkan : " menurut saya, sebaiknya dilaksanakan dulu serah-terima pengurus lama dengan pengurus baru, sehingga dari sana nanti terungkap mana saja aset-aset BUMDes Ya'ehowu selama ini, bila tidak lengkap maka diminta pertanggungjawaban pengurus lama ", ujar Kadis PMD. 

Disisi lain, mantan Pj Kades Maziaya Efori Zega terus mendesak Inspektorat Kabupaten Nias Utara selaku Aparat Pengawasan Intern Pemerintah untuk Berani, Tegas, dan Terukur dalam mengungkap masalah yang sedang terjadi di BUMDes Ya'ehowu Desa Maziaya. 

" Pengurus baru BUMDes Ya'ehowu barangkali belum bisa melaksanakan aktifitas mengelola BUMDes sebelum ada serah-terima. Sementara itu serah-terima dilaksanakan apabila sudah turun hasil Audit Inspektorat, karena kita pedomannya pada hasil fasilitasi pertemuan Dinas PMD, TAPM, dengan pemerintah Desa Maziaya dan pengurus BUMDes Ya'ehowu tertanggal 16 Oktober 2024, bahwa disarankan kepada Inspektorat untuk melaksanakan pemeriksaan keuangan kepada BUMDes Ya'ehowu Desa Maziaya terkait penggunaan dana dan keberadaan aset serta hasil Usaha BUMDes Ya'ehowu dan hasil Usaha dari Moda Transportasi yang dikelola oleh Kepala Desa lama yang kini kembali menjadi Kades Maziaya. Maka dari itu sebagai mantan Pj Kades Maziaya saya berharap agar masalah BUMDes Ya'ehowu jangan berlarut-larut, agar pengurus baru segera bekerja, serta menuntut Inspektorat Kabupaten Nias Utara selaku Aparat Pengawasan Intern Pemerintah untuk Berani, Tegas, dan Terukur dalam mengungkap masalah yang sedang terjadi di BUMDes Ya'ehowu Desa Maziaya ", harap Efori Zega 

PT Zend

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar