News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Konflik Agraria PT Bumi Flora Memanas: Kantor Dibakar, 6 Warga Terluka Dalam Bentrokan di Aceh Timur

Konflik Agraria PT Bumi Flora Memanas: Kantor Dibakar, 6 Warga Terluka Dalam Bentrokan di Aceh Timur

 

Foto : dok instagram
ACEH TIMUR, TURIANISURA.COM — Ketegangan akibat sengketa agraria kembali pecah di Kabupaten Aceh Timur. Aksi unjuk rasa kelompok tani yang menuntut ketegasan status Hak Guna Usaha (HGU) PT Bumi Flora berujung ricuh di kawasan Kecamatan Banda Alam pada Senin (28/9/2026) hingga Selasa (29/9/2026).

​Bentrokan yang melibatkan massa aksi dan aparat keamanan tersebut mengakibatkan kerusakan materiil cukup parah hingga jatuhnya korban luka dari pihak warga.

​Peristiwa ini dipicu oleh kekecewaan massa terhadap aktivitas PT Bumi Flora yang dinilai masih beroperasi di tengah sengketa HGU yang belum menemui titik terang. Massa menuntut penghentian seluruh aktivitas operational perusahaan, serta mendesak pemindahan karyawan dan peralatan kerja dari area konflik.

​Situasi yang kian memanas berujung pada aksi perusakan. Massa melampiaskan amarahnya dengan membakar sejumlah bangunan kantor dan alat berat milik PT Bumi Flora.

​Guna membubarkan kerumunan yang semakin tidak terkendali, aparat keamanan dari Polres Aceh Timur dibantu personel Brimob menembakkan gas air mata ke arah massa. Berdasarkan laporan di lapangan, sedikitnya enam warga mengalami luka-luka akibat insiden tersebut, termasuk seorang anak di bawah umur, tiga perempuan, dan dua laki-laki. Di lokasi kejadian, warga juga sempat mengumpulkan serta menunjukkan sejumlah selongsong peluru yang ditemukan di tengah kerumunan.

​Menanggapi insiden tersebut, pihak kepolisian memberikan klarifikasi. Kabag Ops Polres Aceh Timur, Kompol Sukirno, membantah adanya tindakan penembakan langsung yang diarahkan kepada warga saat pembubaran massa. Pihaknya memastikan penggunaan gas air mata dilakukan sesuai prosedur pengamanan untuk mengendalikan situasi.

​Hingga saat ini, pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa kondisi di kawasan PT Bumi Flora dan sekitarnya telah berangsur kondusif. Kendati demikian, aparat keamanan masih terus bersiaga di lokasi guna mencegah terjadinya aksi susulan sembari mendorong proses mediasi antara masyarakat, pihak perusahaan, dan pemerintah daerah.

Red_2E64

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar