News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Kepala Sekolah SDN 071025 Helera Menutup Diri Pada Pembangunan Revitalisasi

Kepala Sekolah SDN 071025 Helera Menutup Diri Pada Pembangunan Revitalisasi

 

Foto lokasi SDN 071025 Helera
TURIANISURA.COM, Nias Utara - Dirjen PAUD Kementrian DIKDASMEN mengucurkan bantuan Program Revitalisasi satuan pendidikan Tahun 2025, salah satu penerima bantuan tersebut adalah SDN 071025 Helera dengan nilai anggaran sebesar Rp 2.139.163.987.

Namun sangat disayangkan pada pembangunan revitalisasi SDN 071025 Helera, banyak misteri tersembunyi yang diduga terindikasi menyalahi dan mengurangi volume pekerjaan.

Dari informasi yang dihimpun awak media, indikasi tersebut dapat dilihat mulai dari pemasangan tiang kolom tanpa memakai tapak gajah, kemudian pembangunan toilet yang tidak sesuai dengan tata letak, dimana Pembangunan toilet tersebut berhadapan dengan ruang belajar murid, lalu batako yang digunakan seharusnya batu-bata, kemudian atap Seng yang digunakan hanya ketebalan 0,25 mm, dan banyak lagi yang diduga kuat tidak sesuai dengan perencanaan awal.

Selanjutnya, material bekas yang sudah dibongkar, diduga banyak yang hilang.

Anehnya lagi, dipintu masuk atau persis disamping papan informasi terdapat pemberitahuan atau bentuk larangan untuk mengambil dokumentasi tanpa izin yang disertai dengan peraturan-peraturan.

Foto larangan

Awak media mencoba beberapa kali menghubungi Kepala Sekolah SDN Helera berinisial NW selaku penanggungjawab, via selular namun tidak ada respon, demikian juga dikonfirmasi via pesan WhatsApp, hingga berita ini diturunkan tidak ada tanggapan.

Menanggapi hal ini, Agusman Zega selaku aktivis penggiat Anti Korupsi menghimbau kepada Kepala Sekolah agar terbuka terhadap publik terkait pelaksanaan revitalisasi SDN Helera. 

" Kita berharap kepada Kepala Sekolah yang berinisial NW agar selalu terbuka dalam menyampaikan informasi kepada publik terkait pelaksanaan revitalisasi SDN Helera, karna biaya yang digunakan pada pembangunan tersebut adalah uang negara, bukan uang pribadi", tegas Agus 

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar