Mantan Pj Kades Maziaya Beberapa Kali Surati Inspektorat Audit BUMDes Ya'ehowu
![]() |
| Foto kantor Inspektorat Kabupaten Nias Utara |
Diketahui bahwa secara rinci, tugas dan fungsi Inspektorat meliputi:
Pengawasan Internal: Melakukan audit, reviu, evaluasi, pemantauan, dan pengawasan lainnya terhadap kinerja dan keuangan;
Namun tupoksi Inspektorat Kabupaten Nias Utara sepertinya tidak difungsikan semaksimal mungkin, betapa tidak ?
Mantan Pj Kades Maziaya Efori Zega pernah meminta Inspektorat untuk mengaudit BUMDes Ya'ehowu atas kondisinya yang sedang tidak aman.
" pada saat saya menjabat sebagai Pj Kades maziaya, BUMDes Ya'ehowu di desa maziaya sudah
tidak aktif dan tidak difungsikan sebagaimana mestinya, dan kemudian ada beberapa aset pada saat itu seperti moda transportasi 2021 masih berada dirumah mantan kepala desa maziaya yang kini sudah menjadi definitif kembali, karena belum diserahkan ke pihak BUMDes. Sehingga dengan beberapa kali bersurat maka Dishub Kabupaten Nias Utara menjemput paksa moda transportasi dalam keadaan tidak utuh (rusak berat) di rumah mantan kades maziaya ", ujar Efori saat dijelaskan kepada awak media, Rabu (28/01/2026)
Ditambahkannya : " ada beberapa hal yang menjadi tanda tanya bagi saya selaku Pj Kades Maziaya saat itu, dimana ; Sesuai pernyataan pengurus BUMDes bahwa tempat aset BUMDes Ya'ehowu Desa Maziaya, kuncinya berada ditangan mantan kepala desa maziaya dan saya sebagai Pj Kades Maziaya saat itu selama 21 bulan belum pernah serah-terima mengenai BUMDes. Kemudian sesuai dengan pernyataan tertulis pengurus BUMDes yang diserahkan pada Dinas PMD bahwa mereka belum pernah dilibatkan untuk belanja, sehingga besar kemungkinan pertanggungjawaban keuangan tidak terpenuhi ", tambah Efori.
Maka atas dasar tersebut, saya mengambil beberapa langkah yakni : Melaksanakan rapat sedikitnya tiga kali secara resmi dengan mengundangkan pengurus dan pengawas BUMDes Ya'ehowu; Dalam rapat tersebut belum pernah membuahkan hasil kesepakatan karna pengurus BUMDes, pengawas BUMDes dan mantan Kepala Desa Maziaya pada saat itu tidak datang pada jadwal yang sudah ditetapkan.
Selanjutnya sedikitnya empat kali saya Bersurat di Inspektorat dengan beberapa tembusan untuk meminta audit di BUMDes Ya'ehowu Desa Maziaya. Bahkan, Dinas PMD sudah pernah memfasilitasi pertemuan dengan pengurus BUMDes, pengawas dan perangkat desa dengan hasil fasilitasi "meminta Inspektorat untuk audit BUMDes Ya'ehowu".
Namun setelah kami melaporkan hal ini kepada APIP dalam hal ini Inspektorat Kabupaten Nias Utara, hingga kini belum ada kami terima jawaban secara resmi dari pihak auditor.
Maka dari itu, sebagai mantan Pj Kades Maziaya dan juga selaku warga Desa Maziaya berharap agar kepastian aset BUMDes bisa jelas dan bisa dipertanggung jawabkan, harap Efori Zega
Sementara itu, saat dikonfirmasi kepada Irbansus Ponti Zalukhu, akhir-akhir ini, ia menjelaskan bahwa mereka sudah melaksanakan monitoring pada BUMDes Ya'ehowu Desa Maziaya, tapi tidak ada temuan.
" Kami sudah monitoring dan investigasi di BUMDes Ya'ehowu Desa Maziaya, dan hasilnya tidak ada temuan. Kendatipun ada tapi cuma satu item dan lainnya itu kesalahan Administrasi", ujar Ponti Zalukhu.
Ditambahkan : " temuan itu nanti akan kita Ekspos, namun masih menunggu rekomendasi dari Pak Bupati, kebetulan beliau sedang Dinas Luar ", tambah Ponti.
PT_zend

Posting Komentar