Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Serahkan Bantuan Pupuk untuk 16 Hektar Lahan Jagung di Desa Suka Maju
![]() |
| Foto Saat penyerahan pupuk oleh Bhabinkamtibmas |
Pada Senin (22/06/2026) pukul 16.00 WIB, telah dilaksanakan penyerahan bantuan pupuk kepada Kelompok Tani Rukun Sentosa yang bertempat di Desa Suka Maju, Kecamatan Singingi Hilir. Bantuan ini disalurkan khusus untuk menyukseskan program ketahanan pangan budidaya jagung pipil di atas lahan seluas 16 hektar.
Kegiatan penyerahan ini dikawal dan dilaksanakan langsung oleh personel Kepolisian, yaitu AIPTU Toni Harjuan (Bhabinkamtibmas Desa Suka Maju) bersama AIPDA Marudut Tua S. (Bhabinkamtibmas Desa Sumber Jaya).
Bantuan tersebut diterima langsung secara simbolis oleh Andry, selaku perwakilan anggota Kelompok Tani Rukun Sentosa.
Untuk memastikan kebutuhan nutrisi tanaman terpenuhi, berikut adalah rincian logistik pupuk makro yang diserahkan:
- Pupuk Urea: 7 Sak @ 50 Kg (Total: 350 Kg)
- Pupuk TSP 36: 2 Sak @ 50 Kg (Total: 100 Kg)
- Pupuk Phonska: 2 Sak @ 50 Kg (Total: 100 Kg)
Ada Tiga Item target Utama Program Ketahanan Pangan Penyaluran kombinasi pupuk ini bukan tanpa alasan, melainkan membawa tiga misi penting demi kesejahteraan petani setempat:
Mendongkrak Produktivitas Panen Jagung Pipil.
Kombinasi hara makro (Nitrogen dari Urea, Fosfat dari SP-36, serta Nitrogen, Fosfor, dan Kalium dari Phonska) dipastikan mampu memacu pertumbuhan optimal tanaman jagung. Targetnya, rata-rata tonase pipilan yang dihasilkan per hektar dapat meningkat tajam.
Menyukseskan Ketahanan Pangan Tingkat Desa.
Program ini menjadi bukti nyata dukungan terhadap agenda ketahanan pangan pemerintah daerah dengan mengoptimalkan lahan potensial seluas 16 hektar di Kecamatan Singingi Hilir sekaligus memperkuat kedaulatan pangan berbasis komoditas lokal.
Nutrisi Berimbang untuk Cegah Gagal Panen.
Memastikan tanaman jagung mendapatkan asupan nutrisi yang spesifik dan berimbang di setiap fase pertumbuhan (dari vegetatif hingga generatif) guna meminimalisir risiko gagal panen akibat defisiensi atau kekurangan unsur hara.
Kegiatan penyaluran bantuan ini berjalan dengan lancar dan selesai pada pukul 17.00 WIB. Selama acara berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Sinergi antara aparat penegak hukum dan kelompok tani ini diharapkan dapat menjadi pemantik semangat bagi desa-desa lain dalam mewujudkan kemandirian pangan.
Red

Posting Komentar