News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Oknum Kadus di Nias Utara Diduga Lakukan Asusila dan Intimidasi Wartawan, Warga Desak Pencopotan

Oknum Kadus di Nias Utara Diduga Lakukan Asusila dan Intimidasi Wartawan, Warga Desak Pencopotan

 

Foto : Komentar pada rilis berita media siber Turianisura.com
NIAS UTARA, TURIANISURA.COM— Sabtu (22/8/2026). Dugaan pelanggaran moral dan tindakan intimidatif yang melibatkan oknum pejabat desa kembali mencoreng jalannya roda pemerintahan tingkat Desa. 

Kepala Dusun I Hilindruria, Desa Maziaya, berinisial DRZ, kini menjadi sorotan tajam setelah laporan pengaduan masyarakat terkait dugaan perbuatan asusila yang dilakukannya tak kunjung mendapat kejelasan, sementara aksi intimidasi terhadap awak media justru terjadi.

​Laporan pengaduan warga Dusun I Hilindruria hingga saat ini terkesan jalan di tempat tanpa ada tanggapan resmi dari pihak berwenang. 

Di tengah ketidakpastian hukum tersebut, DRZ diduga kuat melakukan tindakan intimidasi terhadap jurnalis yang memberitakan dugaan perbuatan tak terpujinya.

​Melalui kolom komentar pada publikasi berita terkait, DRZ menuliskan kalimat dalam bahasa Nias: "Ha lua-lua nibaloigu Ibezanolo Turia Nisura, apakah Anda bertaring atau tidak." Kalimat tersebut memiliki arti: "Hanya hasil akhir yang saya tunggu dari Ibezanolo Turia Nisura, apakah Anda bertaring atau tidak." Pernyataan ini dinilai sebagai bentuk gertakan dan ancaman terbuka terhadap kebebasan pers yang sedang menjalankan fungsi kontrol sosial.

​"Tulisan dan komentar tersebut terkesan sangat mengintimidasi kerja-kerja jurnalistik kami di lapangan," ujar wartawan Turianisura.com saat mengonfirmasi unggahan DRZ pada rilis berita yang telah dipublikasikan.

​Perilaku oknum Kadus ini memicu keresahan mendalam di tengah masyarakat. Sejumlah warga Dusun I Hilindruria menyatakan bahwa DRZ tidak lagi mencerminkan etika dan akhlak sebagai figur pemimpin lokal yang patut diteladani.

​Sebagai bentuk penolakan atas perbuatannya, warga kini menerapkan hukuman sosial secara permanen terhadap DRZ:

DRZ terkesan tidak lagi diizinkan berdiri sebagai pembicara atau memberikan kata sambutan dalam setiap pertemuan warga maupun acara adat.

​Jabatan strukturalnya sebagai perangkat desa tidak lagi diakui secara fungsi sosial oleh warga setempat.

​Melihat kondisi sosial yang semakin memanas dan hilangnya legitimasi moral pimpinan dusun tersebut, warga Dusun I Hilindruria Desa Maziaya menyampaikan tuntutan tegas kepada pemerintah desa dan instansi terkait agar DRZ segera dicopot secara tidak hormat dari jabatannya sebagai Kepala Dusun.

2E64 

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar