Wujudkan Impian Bertahun-tahun, Syukuran Jembatan Merah Putih di Sungai Kuning Diwarnai Isak Haru dan Tradisi Reog
![]() |
| Foto Istimewa |
Jembatan yang telah lama didambakan oleh warga ini merupakan wujud nyata kepedulian dari Kapolda Riau beserta jajaran. Kehadiran infrastruktur vital ini dipastikan akan membuka aksesibilitas dan mendongkrak roda perekonomian masyarakat Desa Sungai Kuning.
Apresiasi Mendalam dari Masyarakat dan Pemerintah Desa
Acara yang diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan kepolisian. Suasana hangat begitu terasa saat perwakilan Tokoh Masyarakat, Bapak Muji Wiarno, menyampaikan rasa terima kasihnya yang mendalam.
"Kami masyarakat Desa Sungai Kuning telah lama mendambakan jembatan ini. Alhamdulillah, semua terealisasi oleh Bapak Kapolda Riau dan jajarannya. Masyarakat sangat terbantu. Kami akan selalu mendoakan agar Polda Riau beserta jajaran selalu dalam lindungan Allah SWT," ujar Muji Wiarno dengan penuh haru.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Sungai Kuning, Jumadi, mengapresiasi sinergi luar biasa antara kepolisian dan warga. Ia juga memanfaatkan momen ini untuk memberikan ucapan selamat menyambut Hari Bhayangkara.
"Kami mengucapkan selamat Ulang Tahun Polri ke-80, semoga Polri selalu dicintai masyarakat. Terima kasih kepada Bapak Kapolda Riau, Kapolres Kuansing, Kapolsek Singingi, serta seluruh personel BKO Brimob, Polairud, dan Samapta atas dedikasinya membangun jembatan ini," ungkap Kades Jumadi.
Kapolsek Singingi: Jembatan Ini Milik Masyarakat
Kapolres Kuansing yang diwakili oleh Kapolsek Singingi, Azhari, menyampaikan permohonan maaf Kapolres yang tidak dapat hadir secara langsung karena adanya agenda dinas lain yang tidak bisa ditinggalkan. Dalam sambutannya, Kapolsek mengaku sangat bangga melihat antusiasme warga yang datang berbondong-bondong merayakan rampungnya jembatan ini.
"Semoga dengan adanya Jembatan Merah Putih ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi mobilitas dan kesejahteraan masyarakat Desa Sungai Kuning," tutur AKP Azhari.
Usai memberikan sambutan, Kapolsek Singingi secara simbolis melakukan pemotongan pita sebagai tanda resminya penggunaan Jembatan Merah Putih.
Pelepasan Personel BKO: Kembali ke Kesatuan dengan Bangga
Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi pelepasan personel BKO Polda Riau yang terdiri dari satuan Brimob, Polairud, dan Samapta. Dipimpin langsung oleh Kapolsek Singingi bersama Danton Brimob IPDA Hendri Wandra, pelepasan ini menjadi momen emosional mengingat para personel telah membaur dan bekerja keras memeras keringat bersama warga selama pembangunan.
"Saya mewakili pimpinan Polres Kuansing mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerja keras dan dedikasi rekan-rekan sekalian dalam membangun jembatan ini. Selamat kembali bertugas di kesatuan masing-masing, dan sampaikan salam hangat kami untuk keluarga di rumah," pesan Kapolsek dalam arahannya.
Kemeriahan Makan Bersama dan Hiburan Reog Ponorogo
Sebagai bentuk rasa syukur dan kebersamaan, acara ditutup dengan sesi makan bersama antara aparat kepolisian, perangkat desa, dan seluruh warga. Suasana semakin semarak dan meriah dengan ditampilkannya hiburan tradisional Reog Ponorogo yang memukau para hadirin.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kanit Samapta IPTU Haris Suparman, Kanit Reskrim IPDA Hezly Hezron Irmondo Pandjaitan, jajaran Ps. Kanit Polsek Singingi, Bhabinkamtibmas, Ketua BPD, Kepala Dusun Suka Sari Deni Afriando, Ketua RT 019 Tarul, serta ratusan warga Desa Sungai Kuning yang memadati lokasi acara hingga selesai dengan aman dan tertib.
Red

Posting Komentar