Sekda Way Kanan Pimpin FGD Strategis Penanggulangan Kemiskinan
![]() |
| Foto saat melakukan diskusi |
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan, Machiavelli Herman Tarmizi, S.STP., M.Si., yang dalam arahannya menekankan pentingnya kesatuan visi dan langkah antar seluruh perangkat daerah dalam merumuskan kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Turut mendampingi Sekda dalam kegiatan tersebut, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Way Kanan, Septa Muktamar, S.E., M.M., beserta jajaran pejabat terkait.
FGD yang mengusung tema "Penanggulangan Kemiskinan melalui Kolaborasi dan Integrasi Pembangunan dalam Rangka Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)" ini dihadiri oleh para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Way Kanan. Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dan peserta lintas sektor yang berpartisipasi baik secara langsung (luring) maupun melalui jalur daring.
Secara luas, forum strategis ini mempertemukan unsur Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Lampung, Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Provinsi Lampung, serta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Way Kanan. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan ini diharapkan dapat menghasilkan pandangan yang komprehensif, sehingga perencanaan dan pengalokasian anggaran daerah benar-benar tepat sasaran dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dalam pembahasannya, para peserta saling bertukar gagasan, data, dan pengalaman mengenai tantangan sekaligus peluang dalam mempercepat penurunan angka kemiskinan, khususnya melalui optimalisasi pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal yang tertuang dalam dokumen anggaran daerah. Sinergi antar-tingkat pemerintahan dinilai sangat penting agar tidak terjadi tumpang tindih program, sehingga sumber daya yang ada dapat dikelola secara lebih efisien dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat Kabupaten Way Kanan.
Melalui pertemuan ini, diharapkan lahir langkah-langkah konkret yang dapat segera diimplementasikan, sehingga upaya penanggulangan kemiskinan tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar terwujud dalam peningkatan kualitas pelayanan publik dan taraf hidup masyarakat yang lebih baik di masa mendatang.
(Br)

Posting Komentar