Targetkan 150 Hektare di 2027, Bupati Tapsel Minta Petani Tak Ragu Tanam Bawang Putih
![]() |
| Foto saat rapat koordinasi |
Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Bupati saat berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian. Ia menegaskan bahwa Tapsel memiliki kesiapan penuh untuk memperluas kawasan budidaya bawang putih.
"Tahun 2026 ini, Tapsel telah memulai pengembangan sekitar 10 hektare. Pada 2027 mendatang, kita targetkan melonjak hingga 150 hektare," ujar Gus Irawan, Kamis (08/10/2026).
Menurutnya, Tapsel memiliki keunggulan geografis yang sangat mendukung, mulai dari wilayah dataran rendah, sedang, hingga tinggi, serta kondisi iklim dan tanah yang ideal untuk bawang putih. Terlebih lagi, sekitar tiga perempat masyarakat Tapsel menggantungkan mata pencaharian pada sektor pertanian.
Gus Irawan menekankan bahwa budidaya ini tidak boleh sekadar menjadi program tanam seremonial, tetapi harus mampu memberikan nilai tambah nyata bagi ekonomi warga.
"Target 150 hektare ini harus menjadi momentum membangun kawasan produksi bawang putih yang kuat di Tapsel. Kita ingin potensi berubah menjadi produksi, produksi menjadi pendapatan, dan pendapatan berujung pada kesejahteraan petani," tegasnya.
Untuk menjamin keberhasilan program tersebut, Pemerintah Kabupaten Tapsel bersama pemerintah pusat dan provinsi berkomitmen memberikan pengawalan secara intensif dari hulu ke hilir. Support yang disiapkan mencakup penyediaan benih berkualitas, pendampingan teknik budidaya, optimalisasi produksi, hingga kepastian rantai pasar.
"Jangan sampai petani mencoba, lalu gagal dan kehilangan kepercayaan. Pemkab Tapsel siap mengawal seluruh prosesnya," pungkas Bupati.
(Pardomuan / Kabiro Tapsel)

Posting Komentar