News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Sikat Habis! Polisi dan TNI Bakar 17 Rakit Tambang Emas Ilegal di Area PT KTBM

Sikat Habis! Polisi dan TNI Bakar 17 Rakit Tambang Emas Ilegal di Area PT KTBM

 

Foto Saat melakukan pemusnahan rakitan 
KUANTANSINGINGI, TURIANISURA.COM– Genderang perang terhadap aktivitas Penambangan Tanpa Izin (PETI) terus ditabuh keras. Kali ini, tim gabungan Polsek Kuantan Mudik, TNI, dan pihak keamanan PT Karya Tama Bakti Mulya (KTBM) bergerak cepat menyapu bersih sarang penambangan emas ilegal di kawasan perkebunan perusahaan, Rabu (15/7/2026).

​Operasi represif yang dimulai pukul 10.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Kuantan Mudik, IPDA Syed Mukhsin Alatas, S.H. Langkah tegas ini diambil setelah adanya laporan resmi dari pihak manajemen PT KTBM yang resah dengan aktivitas ilegal yang merusak ekosistem perkebunan mereka.

Bergerak dengan taktis, tim gabungan langsung menyisir dua titik krusial di wilayah Kecamatan Kuantan Mudik:

  • ​Areal Kebun PT KTBM Afdeling 14 (Desa Lubuk Ramo): Petugas mendapati 7 unit rakit PETI.
  • Areal Kebun PT KTBM Afdeling 4 (Desa Pantai): Petugas menemukan 10 unit rakit PETI.

​Meskipun para pelaku diduga telah mencium kedatangan petugas dan melarikan diri dari lokasi kejadian, polisi tidak tinggal diam. Sebanyak 17 unit rakit PETI beserta seluruh peralatan tambang langsung dihancurkan dan dibakar di tempat hingga menjadi abu, memastikan alat-alat perusak lingkungan tersebut tidak bisa digunakan kembali.

​"Kami tidak akan memberi ruang bagi penambang ilegal. Tindakan tegas ini adalah bukti komitmen nyata kami menjaga kelestarian lingkungan dan menegakkan hukum di wilayah Kuantan Singingi."

​— AKP Anra Nosa, S.H., M.H., Kapolsek Kuantan Mudik (mewakili Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H.)

​Kapolsek Kuantan Mudik, AKP Anra Nosa, menegaskan bahwa operasi pembersihan ini bukanlah yang terakhir. Pihaknya akan terus menggandeng TNI dan seluruh stakeholder terkait untuk melakukan patroli rutin secara berkala.

​Selain tindakan represif berupa pemusnahan alat tambang, Polsek Kuantan Mudik juga akan mengedepankan pendekatan preventif melalui sosialisasi intensif kepada masyarakat sekitar agar tidak tergiur masuk ke dalam lingkaran aktivitas ilegal ini.

​Polres Kuansing mengimbau keras masyarakat untuk aktif melapor dan bersama-sama menjaga kelestarian alam demi masa depan generasi mendatang. Slogan "Melindungi Tuah, Menjaga Marwah" bukan sekadar kata-kata, melainkan prinsip yang akan terus ditegakkan demi keamanan dan ketertiban di Kuantan Singingi.


Red

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar