News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Tumpas Tambang Emas Ilegal: Operasi Merah Putih Presisi Musnahkan 525 Rakit PETI di Kuansing

Tumpas Tambang Emas Ilegal: Operasi Merah Putih Presisi Musnahkan 525 Rakit PETI di Kuansing

 

Foto Istimewa 
KUANTANSINGINGI, TURIANISURA.COM — Kepolisian Daerah Riau membuktikan komitmen tanpa kompromi dalam meredam kejahatan lingkungan. Selama dua pekan pelaksanaan Operasi PETI Kuantan Merah Putih Presisi 2026 (1–14 Agustus 2026), tim gabungan sukses memberangus 525 rakit penambangan emas tanpa izin (PETI) dan menyegel 56 titik rawan dengan plang larangan tegas di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi.

​Operasi berskala besar ini dipimpin langsung oleh Direktur Ditpolairud Polda Riau Kombes Pol Apri Fajar Hermanto, S.I.K., selaku Kepala Perencanaan Operasi Daerah (Kaopsda), dengan mengerahkan personel gabungan dari Polda Riau, Polres Kuansing, hingga Polsek rayonisasi.

​Langkah represif ini diambil guna menghentikan laju kerusakan ekosistem dan melindungi kawasan aliran sungai dari bahaya pencemaran zat kimia berbahaya akibat aktivitas tambang ilegal.

​“Penindakan hukum ini dilakukan tanpa pandang bulu sesuai regulasi yang berlaku. Pertambangan tanpa izin bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi kejahatan lingkungan yang memicu bencana ekologis fatal dan merugikan masyarakat luas dalam jangka panjang,” tegas Kombes Pol Apri Fajar Hermanto, Minggu (16/8/2026).

​Pemberantasan PETI yang berlandaskan Rencana Operasi Nomor R/Renops/9/VII/OPS.1.3/2026 ini dipastikan tidak berhenti pada pemusnahan alat. Kepolisian terus memperketat pengawasan di lapangan dan mempersempit ruang gerak para pelaku maupun penyokong aktivitas ilegal tersebut.

​Polda Riau menegaskan tidak ada ruang aman bagi pelaku PETI di Kuantan Singingi. Kepolisian mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memutus rantai kejahatan ini dengan aktif melaporkan setiap indikasi aktivitas tambang ilegal demi menjaga kelestarian lingkungan dan stabilitas keamanan daerah.

Rilis _2E64

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar