News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Wakapolda Riau Hadiri Pembukaan Pacu Jalur 2026, Pemprov Riau Tegaskan Perlindungan Sungai Kuantan dari Tambang Ilegal

Wakapolda Riau Hadiri Pembukaan Pacu Jalur 2026, Pemprov Riau Tegaskan Perlindungan Sungai Kuantan dari Tambang Ilegal

 

Foto Istimewa 
KUANTANSINGINGI, TURIANISURA.COM – Kepolisian Daerah (Polda) Riau menegaskan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan kelestarian lingkungan pada pembukaan Festival Pacu Jalur Tradisional 2026. Kehadiran Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi bersama Plt Gubernur Riau SF Hariyanto di Taman Jalur Teluk Kuantan, Rabu (19/8/2026), menjadi sinyal kuat sinergi lintas instansi untuk memajukan pariwisata daerah tanpa mengorbankan ekosistem lokal.

​Pemerintah Provinsi Riau menggarisbawahi bahwa lonjakan popularitas Pacu Jalur hingga ke tingkat internasional harus diimbangi dengan tindakan nyata di lapangan, khususnya penertiban Pertambangan Tanpa Izin (PETI) yang mengancam arena utama festival.

  • Penegakan Hukum dan Ekosistem: Pemprov Riau menyampaikan apresiasi langsung kepada jajaran Polda Riau, Polres Kuansing, dan TNI atas ketegangan langkah memberantas tambang ilegal di kawasan Sungai Kuantan.
  • Integrasi Ekonomi dan Aksesibilitas: Dukungan pemerintah pusat dalam pembenahan infrastruktur jalan nasional dipastikan mempercepat mobilitas wisatawan serta menggerakkan roda ekonomi masyarakat Kuansing.
  • Tanggung Jawab Kolektif: Keberlanjutan tradisi dipisahkan dari sekadar selebrasi; kelestarian Sungai Kuantan ditetapkan sebagai harga mati yang wajib dijaga bersama oleh aparat, pemerintah, dan masyarakat.

​Rangkaian perhelatan yang ditandai dengan pemukulan gong oleh Plt Gubernur Riau ini dijadwalkan berlangsung hingga 23 Agustus 2026. Polda Riau memastikan pengamanan ketat sepanjang festival guna menjamin kelancaran ajang budaya nasional ini.

2E64 

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar