Dipertanyakan Warga, Ke mana Kepala MIN 3 Tapanuli Selatan Saat Hari Kerja?
![]() |
| Foto sekolah MIN 3 |
Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini dari warga dan orang tua murid, Kepala MIN 3 Tapanuli Selatan diduga sering tidak hadir tanpa memberikan keterangan yang jelas. Kondisi ini memicu keprihatinan mendalam terkait efektivitas pengelolaan dan arah kepemimpinan di lembaga pendidikan formal keagamaan tersebut.
Meskipun demikian, masyarakat menekankan pentingnya pembuktian yang objektif. Dugaan ketidakhadiran ini diharapkan dapat ditelusuri secara transparan melalui data presensi resmi serta klarifikasi langsung dari pihak-pihak terkait, agar tidak memunculkan spekulasi liar.
Warga mendesak Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tapanuli Selatan untuk segera turun tangan melakukan pengecekan lapangan, klarifikasi, serta evaluasi menyeluruh. Jika terbukti ada pelanggaran kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN), tindakan tegas sesuai regulasi yang berlaku wajib ditegakkan.
"Kami tidak menuntut hal yang berlebihan. Kami hanya ingin pemimpin di madrasah ini hadir, bertugas dengan benar, dan menjadi teladan bagi anak-anak kami. Transparansi kehadiran saja itu sudah cukup bagi kami," ungkap salah seorang warga Sipange yang meminta identitasnya dirahasiakan demi alasan kenyamanan.
Pemberitaan ini diterbitkan sebagai bentuk fungsi pengawasan publik (social control) demi mendorong peningkatan mutu pelayanan pendidikan dan kedisiplinan ASN, serta demi menjamin hak-hak pendidikan para siswa MIN 3 Tapanuli Selatan.
Hingga berita ini diturunkan, Redaksi TurianiSura.com masih berupaya mengonfirmasi pihak Kepala MIN 3 Tapanuli Selatan dan Kantor Kemenag Tapanuli Selatan. Redaksi menyediakan ruang seluas-luasnya bagi pihak terkait untuk memberikan penjelasan, tanggapan, atau Hak Jawab secara resmi demi keberimbangan dan akurasi informasi.
M. Arpan

Posting Komentar